Wednesday, November 14, 2012

Jalan-Jalan Sore di Taman Kota Baturaja, Palembang

Setiap kota idealnya punya ruang terbuka yang disediakan untuk warganya. Ruang terbuka ini punya manfaat banyak. Sebagai resapan air, kegiatan masyarakat, dan juga sebagai tempat jalan-jalan. Seperti yang dimiliki oleh kota Baturaja yang berada di selatan kota Palembang. 

Sore itu, Senin 12 November 2012, dengan jasa baik dari seorang teman di Baturaja, Jam Kumpul melesat ke pusat kota Baturaja dengan mengendarai Daihatsu Terios yang masih gress alias anyar. Dalam sekejap sampailah di sebuah lapangan yang tertata baik dengan nama Taman Kota Baturaja. Meningkatnya aktifitas di ruang terbuka ini mulai terlihat. Para pedagang warung tenda mulai menata perabotannya menyajikan sajian kuliner sederhana. Beberapa menyajikan hidangan khas daerah ini, kerupuk kemplang dan pempek. Meski ada juga yang lain seperti jagung bakar, roti bakar, es campur. Mereka menyediakan hidangan untuk sekedar pengganjal perut, tidak yang berat-berat. Hanya saja ruang trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki mengelilingi lapangan diokupasi oleh mereka, seperti kenyataan di banyak kota di negeri ini.

Di suatu sudut, tampak para remaja bergerombol sedang duduk-duduk bercengkerama. Bersosialisasi yang sejati, meski tanpa jejaring sosial semacam Facebook atau Twitter yang konon 'menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh'.

Di tengah lapangan tampak sekelompok murid SD sedang berbaris dikomandoi oleh gurunya. Mungkin guru kelasnya. Sebagiannya serius mendengarkan arahan sang guru, sebagian lagi cekikikan bercanda dengan teman sebelahnya. Wajar namanya juga anak-anak. Setelah itu mereka berlari mengelilingi lapangan hijau sambil tetap saja bercanda dengan teman sepelariannya. 

Di lapangan ini terdapat dua tribun yang dipisahkan oleh patung yang sedang menunjuk ke arah gedung DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu. Di tribun ini terlihat beberapa muda-mudi sedang asyik dengan laptopnya menikmati layanan akses Internet berbasis wifi yang memang gratis. 

Waktu semakin sore. Para pedagang telah siap dengan sajiannya. Rental mainan anak pun siap melayani anak-anak kecil. Warna-warni cerah memang menarik perhatian mereka. Para orang tua yang memang sengaja momong anak ke sini rela merogok kocek untuk menyenangkan sang buah hati. Mainan yang ditawarkan beraneka ragam. Tinggal pilih. Dari kuda-kudaan, mainan pancingan, rumah-rumahan, sampai mainan becak mini dan motor mini disewakan di sini. Yang paling favorit adalah motor mini. Semua anak kecil bisa mencoba motor kecil berbahan bakar premium ini, yang penting sudah bisa bersepeda roda dua. Tarif sewanya Rp. 15000 per sepuluh menit. Cukup terjangkau. Model motor yang bergaya sport, dengan knalpot yang meraung-raung, membuat para anak kecil bermimpi seperti pembalap professional. Tidak heran bila banyak yang antri ingin menyewa. 

Seluruh warga berbagai kalangan, berbagai usia memang berbaur di sini. Sambil bersantai, mengakrabkan diri dengan keluarga, teman atau kerabat. Taman Kota ini memang milik semua warga Baturaja.


Wahana bermain anak di Taman Kota Baturaja. Foto milik Happy Chandraleka

Tribun di Taman Kota Baturaja. Foto milik Happy Chandraleka

Patung menghadap ke Gedung DPRD. Foto milik Happy Chandraleka

Bersosialisasi tanpa Facebook. Foto milik Happy Chandraleka

Seorang warga berlari mengelilingi lapangan Taman Kota. Foto milik Happy Chandraleka

Menyiapkan es untuk es campur. Foto milik Happy Chandraleka

Penjual jagung dan pisang bakar. Foto milik Happy Chandraleka

Berlari sambil bercanda di Taman Kota. Foto milik Happy Chandraleka

Warung tenda di trotoar Taman Kota. Foto milik Happy Chandraleka

Rumput yang hijau di Taman Kota. Foto milik Happy Chandraleka

Prasasti Taman Kota Baturaja. Foto milik Happy Chandraleka

Mainan anak sebelum diturunkan. Foto milik Happy Chandraleka

Menyenangkan buah hati dengan menyewa kuda-kudaan. Foto milik Happy Chandraleka

Menyiapkan kereta mainan. Foto milik Happy Chandraleka

Kerupuk kemplang. Foto milik Happy Chandraleka


Belajar memancing. Foto milik Happy Chandraleka

Terompet yang dijajakan menanti pembeli. Foto milik Happy Chandraleka

Bermain di Taman Kota. Foto milik Happy Chandraleka

Silahkan pakai. Foto milik Happy Chandraleka

Seorang gadis cilik mencoba motor balap mini. Foto milik Happy Chandraleka

Seorang gadis cilik menyimak arahan. Foto milik Happy Chandraleka

Seorang anak siap melaju. Foto milik Happy Chandraleka

Dua motor balap mini yang siap disewakan. Foto milik Happy Chandraleka

Naik becak mini. Kasihan yang jadi abang becak. Tuh lihat tampangnya. Foto milik Happy Chandraleka

Menancap gas bak seorang crosser. Foto milik Happy Chandraleka

Bukan tukang ojek, tetapi menunggu giliran naik motor mini. Foto milik Happy Chandraleka

Motor ATF juga disewakan. Foto milik Happy Chandraleka

Bukan karena emansipasi. Foto milik Happy Chandraleka

Wahana bermain anak di salah satu sudut Taman Kota Baturaja. Foto milik Happy Chandraleka

Balon selalu menarik perhatian anak kecil dan balita. Foto milik Happy Chandraleka

Aku meluncurrrr. Foto milik Happy Chandraleka

---
Teks dan Foto oleh Happy Chandraleka
di Ruang 7 Depok
14 November 2012
Pukul 16.43 WIB
Habis hujan sore-sore






2 comments:

  1. Buat kalian ada yang BARU nih sayangi GEDGET kalian yaaa:) banyak INFORMASI yang bakal kalian tau dengan lihat link-link ini langsung saja yuuu:)
    http://zapplerepair.com/perbedaan-antara-lcd-iPhone-original-sama-iPhone-lcd-ori-kaca-palsu.html

    ReplyDelete



IP